Stasiun, bandara, dan terminal itu lah tempat dimana seseorang datang dan pergi begitu saja dikehidupan kita
Raya duduk melamun di sebuah sudut stasiun, hari ini dia akan berangkat ke Solo untuk tugas kantornya, diapun heran kenapa harus Raya yang dipilih untuk tugas kali ini, padahal hitungannya Raya masih baru dikantornya, masih ada Mbak Ulan, Mas Irul, Mbak Ande atau Mas Yan yang lebih senior daripada Raya, tapi yaa sudahlah itung-itung mencari pengalaman
Raya melihat banyak orang lalu lalang distasiun, ada yang buru-buru masuk ke dalam stasiun karena datang terlambat, atau juga ada yang saling berpelukan satu sama lain, sebelum akhirnya mereka berpisah, atau ada yang masih ngobrol dengan temannya, orangtua bahkan pasanganya, ada juga yang menikmati makanan dan minuman dengan segala permasalahan masing-masing dihidupnya
Raya menjadi salah satu yang masuk di golongan menikmati minuman kopi dan dengan pikirannya, Raya masih memikirkan percakapan random yang dia lakukan dengan Naya beberapa waktu lalu
"Lu ga harus buru-buru moveon, lu nikmati aja semua proses yang ada didalam hidup lu, kalo lu buru-buru nantinya akan kecewa lagi yang tak sesuai ekspektasi lu, semua ada proses yang lu harus lewati, itulah namanya hidup, tapi lu juga harus pelan-pelan membuka peluang untuk orang baru yang masuk dikehidupan lu, banyak yang care sama lu, banyak yang mau jadi pasangan lu"
"Siapa yang mau nerima gw Nay, yang udah ga sempurna"
"Gini Raya" Naya mulai mode serius , "Seseorang yang benar-benar sayang dan cinta sama lu , akan menerima semua kekurangan dan kelebihan lu, termasuk yang itu, didunia ini mana ada sih Ray yang sempurna? ga ada, pasti ada kurang dan lebihnya, cuma tergantung porsinya masing-masing, lu harus percaya someday u'll find someone who loves you, makanya jangan stuck sama yang dari awal ga pilih lu neng, lu aja yang tolol dan bego"
"hahaha kamprreetttt" Raya melempar boneka dimejanya
Bukannya Raya ga mau membuka hati untuk yang lain tapi Raya belum tau bagaimana caranya, kalo tau sudah dia lakukan dari awal
triingg, ada suara pesan masuk di Hp Raya
Kamu jadi ke Solo hari ini Raya?
Raya sudah tau siapa yang mengkirimkan pesan singkat itu, karena muncul popup di Hpnya
Iya, ini aku sudah distasiun , nunggu kereta jam 10 nanti
Hati-hati dijalan, maaf aku ga sempet nganter ke stasiun karena ada kerjaan mendadak, ini aku dikantor
tring nufis mengirimkan foto bukti kalo nufis sedang dikantor
Raya membalas dengan mengirimkan foto selfie sambil memang gelas kopi
Kamu pulang kapan?
Aku di Solo sekitar 4harian, entah apa yang akan aku kerjakan disana nantinya
Berkabar aja nanti sampenya di Jakartanya, aku akan jemput kamu distasiun
Iyaa
Tak ada lagi balasan pesan dari Nufis, tidak mau berandai-andai nanti dijemput Nufis setelah pulang dari Solo nanti, karena pas hari H ada aja alasan untuk tidak jadi menjemput Raya
Raya tiba-tiba memikirkan kata-kata Naya, "kalo lu jadi prioritas dia, pasti dia akan selalu ada buat lu Nay, dia akan berusaha lebih buat lu, termasuk anter jemput lu atau ga pas lu bete dikantor atau pas lu ada masalah , bukan dateng pas dia ada masalah doang"
Sekarang Raya paham akan hal itu, pada akhirnya Raya akan melakukan semua sendiri, dengan perasaannya sendiri, Raya hanya bisa menandalkan dirinya sendiri, tanpa orang lain sekalipun itu Nufis
Kereta Raya datang tepat waktu, Raya menempati kursi dekat jendela di kereta no 4, perjalanan ditempuh selama kurang lebih 7 jam, disepanjang jalan pemandangan sawah, gunung, sungai dan danau menjadi pemandangan yang asyik yang tidak boleh dilewatkan, itulah kenapa Raya memilih perjalanan siang karena dia ingin menikmati pemandangan tersebut
Raya berandai-andai, gimana nanti kalau dia bisa pindah ke daerah, meninggalkan semua kenangan yang dia bangun disana, membuka semua hal dengan baru, hidupnya, pertemanannya, vibesnya semua baru, yyaa semoga saja akan terkabulkan
Raya akhirnya paham kenapa banyak orang-orang memilih transportasi kereta untuk berpergian untuk keluar kota, karena memang vibes kereta seasyik ini, bisa menikmati semua dan akhirnya bila meberikan sebuah pesan bahwa hidup harus bisa kamu nikmati dengan caramu sendiri dan alam akan mendukungnya