CeritaGW
Sedang ramai dibacaBaru terbitArtikelMenulis
Kita Ini apa?/Chapter 1

KITA

raya nufis•Gratis•3 min read

Raya duduk di Starbucks yang berada dibasement kantor Raya , didepannya terdapat Hot Cappucino dengan ukuran Grande, hari ini dikantor tidak begitu hactic yang tandanya Raya bisa pulang dengan cepat

Raya melihat suasana luar samping jendelanya, melihat taman yang begitu tertata apik dan nyaman untuk sekedar menghilangkan penat dari segala aktivitas pekerjaan yang penuh dengan tekanan dan target

Raya sedikit melamun mengingat awal-awal dia datang ke Jakarta untuk kuliah dan memilih melanjutkan dunia perkuliahannya di jakarta, bukan di Semarang ataupun Yogyakarta, kata orangtuanya biar dunia kamu berkembang, wawasan kamu jauh lebih baik lagi dan dunia pertemanan kamu lebih luas lagi

padahal bila kuliah di semarang atau yogyakarta juga teman-temannya datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari pulang Jawa, tapi dari luar pulau Jawa juga pasti akan datang

Dunia perkulihan pastinya berbeda dengan dunia SMA, terlebih lagi Raya sekolah dari TK sampai SMA disalah satu kota kecil di Jawa Tengah, pasti suasana dan pergaulannya akan jauh berbeda

Raya mencoba beradaptasi dengan cepat dilingkungannya yang baru, dengan cara merubah sedikit cara berkomunikasi, dari yang berbicara Aku dan Kamu, berubah menjadi Loe dan Gue, karena diJakarta , aku dan kamu digunakan untuk panggilan yang sudah berpacaran saja. itu ilmu pertama yang Raya dapatkan ketika pertama kali pindah ke Jakarta

Raya keterima disalah satu universitas swasta yang terkenal dengan ITnya, Universitas Gunadarma, yang banyak tersebar kampunya di Jabodetabek. Awalnya Raya ingin masuk jurusan Psikologi namun orangtua menyarankan untuk masuk ke dunia IT, yanti jurusan Sistem Informasi, jurusan yang sama sekali Raya tidak tahu

Dunia Raya hanya menjadi mahasiswi Kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang, sampai pada akhirnya dia mengenal sosok laki-laki yang tinggi, kurus, berkacamata, sedikit berbicara dan auranya sangan berwibawa, berkulit sawo matang dan dia bernama Nufis, Nufis Nugraha, sosok laki-laki yang sampai detik ini menemani Raya dalam suka dan duka

Sosok laki-laki yang merubah hidup Raya seperti roller coaster, yang mengenalkan semua hal yang awalnya dia tak pernah tahu akhirnya menjadi tahu, yang membolak balikkan hati Raya

pertemanan yang bertahan dari awal kuliah sampai akhirnya Raya bekerja , dan sosok yang tak pernah bisa dipublish karena mereka sepakat untuk hanya mereka yang tahu bagaimana mereka berkomunikasi dan berteman, namun Nufis akan selalu ada bila Raya sedang membutuhkan , bahkan tanpa Raya meminta

"Maaf aku telat, tadi macet banget, kenapa siihh kantor km milih gedung didaerah sudirman? aslii ini daerah tuuh lucknut banggeett, parah kalo udah macet" Nufis tiba-tiba datang dan membangunkan dari lamunan Raya

"hahahaha, yyaa kalo aku jadi direkturnya bisa dipindahin dah ini kantor ke kampung, tapi gaji tetep jakarta"

"yyaa itu maunya kamu" Nufis melepar tisu yg ada didepan raya

"kebiasaan jorookk iisshh " Raya mendumel

"ayo kita pulang, telat 5menit keluar dari kantor kamu, bisa selisih setengah jam sendiri"

Raya kemudian mengikuti langkah Nufis menuju parkiran mobilnya yang dia parkir lantai yang sama, karena cuman sebentar securitynya memperbolehkan, biasanya parkiran lantai 1 hanya kusus untuk level manager up, kalo posisi dibawah parkirannya akan turun ke bawah lagi

Jakarta adalah tempat dimana mimpi berawal, kota yang menyediakan ruang bagi peerjuangan, karier, pencarian jati diri dan cinta, menjadikan kota Jakarta yang penuh dengan gairah dan optimisme dalam kehidupan

Jakarta pula yang membawa Nufis dan hidup Raya yang penuh dengan intrik yang penuh dengan gelitik

Lanjut baca

Chapter 2

menyelesaikan yang harusnya selesai

Chapter 3

Perasaan yang tidak bisa diartikan

Chapter 4

Pesan itu

Chapter 5

Semua Akhirnya Berakhir

Chapter berikutnya

Komentar Pembaca (0)

Ruang diskusi pembaca untuk chapter ini.

CG
Masuk untuk ikut berkomentar
Memuat komentar...

Bagikan ceritamu!

Punya cerita menarik atau insight berharga? Mulai tulis cerita di CeritaGW.

Mulai menulisIkuti @igceritagw
Chapter berikutnya